Selasa, 28 April 2026

Mengabdi Menjadi Pengurus Pesantren

 Hidup itu kompleks. semuanya ada. Pun dalam kehidupan bersosialisasi dalam pesantren. Semua orang yang ada disana lebih-lebih remaja pra dewasa atau anak-anak menjelang remaja pasti memiliki energi dan emosianalnya masing-masing.

Aku, yang saat ini dipasrahi menjadi kepala di asrama, apakah harus memvalidasi semua emosi mereka?

mohon jawab, aku butuh jawaban. 

Setiap hari ada saja hal baru yang mesti aku pelajari. Dimulai dari tingkah santri yang unik-unik. Santri usia SMP-an yang sedang semangat-semangatnya mengeluarkan energi mereka. Andai Tuhan, mereka mengeluarkan kepada hal-hal yang positif, pasti hati ini tidak risau. 

Belum lagi, setingkat SMA yang sedang era buterfly mereka pacaran hingga ketemuan dengan santri putra. Astagfirullah

Dan, hal paling memberatkan adalah menyamakan presepsi dan satu jalan, satu misi mencapai maksud tujuan yang utuh. Tidak berlubang, apalagi saling menggiigit di antara pengurus pesantren.

Semuanya asik, hanya yang perlu diluruskan mungkin beberapa hal. Semuanya mau berproses menjadi lebih baik, masalahnya standar baik diantara semua orang itu berbeda. Ada yang menganggap biru itu lebih baik di letakkan di bagian depan rumah, beberapa kelompok yang lain menganggap itu tabu.

Ah capek

Hidup dipesantrern itu unik, terletak pada beberapa aturan yang perlu kita jalani meskipun bukan aturan syariat. 

Hal kecil sumpama sandal, sangat kita perhatikan, apalagi shalatnya

Namun dari sistem ini, perlu adanya pembaharuan. Mana hal syariat yang harus diutamakan daripada hal receh.

Mana permasalahan syariat yang perlu di selesaikan lebih utama daripada sekedar membahas hal kecil seperti sandal.

Itu baik, sangat baik malah sampai membahas sandal, hanya perlu diluruskan lagi niatnya. Agar apa, semua tenaga dan pikiran tidak terfokuskan pada hal yang dalam ranah agama tidak penting.

Bukan berarti aku mengartikan membahasa sandal itu tidak penting, itu penting hanya saja bila semua tenaga dan fikiran sudah terfokus pada sandal, maka pengontrolan shalat santri bisa jadi sedikit menurun

Dan juga, hidup dipesantren jauh dari orang tua, mengharuskan semua santrinya tahan banting. Bagi kami para pengurus era tahan banting kami harus lebih ekstra daripada santri pada umumnya. Bila masalah mereka terletak pada kegiatan pembelajarannya, maka masalahku terletak pada pendidikanku sendiri dan bagaimana mengurus santri-santri itu. Melelahkan tapi itu adalah aku artikan sebuah tantangan

Belum lagi, kadang tekanan juga datang dari atasan dengan segala program kerja yang harus terealisasi, menjadikan aku serba salah, menekan ke bawah salah, mengikuti alurpun kadang salah. 

Bisa bantu beri solusi?


Minggu, 26 Mei 2024

Pengamalan Trilogi Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid

Bagaimana aku menjalani hidup, prinsipku sederhana. amalkan trilogi. cukup. ini yang sering dijelaskan oleh guru agamaku di asrama. trilogi yang sering di gaungkan di telinga kami. lakukan yang wajib, hindari yang haram, berbuat baik pada tuhan dan makhluk. Baik, mari kita bedah.




1. Mengerjakan kewajiban-kewajiban fardhu 'ain.

kami, diwajibkan menjalankan perintah agama. dan semua yang wajib. bukan yang sunnah apalagi yang mubah. jika kita ingin menjalankan yang sunah,  boleh-boleh saja. tapi hal tersebut tidak diwajibkan. apalagi nanti, ketika di masyarakat, katanya bila kita sudah sibuk dengan kegiatan masing-masing (seperti bekerja), ya kerjakan yang wajib. yang sunah boleh, apabila hal itu tidak menganggu pekerjaan. pekerjaan ini kan hukumnya wajib, jadi pentingkan bekerja dari pada shalat sunnah, puasa sunah. Kira-kira begitulah.

2. Jauhi Dosa-dosa besar.

disini perlu ditekankan bahwa menjauhi sekaligus dengan jangan mendekatinya. karena apabila hati ini sudah condong untuk hal tersebut, ya kemungkinan akhirnya sudah bisa ditebak. pacaran, berzina, minum miras, pembunuhan, tidak shalat fardhu dan lainnya. sedangkal apapun amalan yang kita punya dan hanya yang wajib yang dikerjakan. jangan sampai melakukan dosa-dosa besar. kalau dosa kecil memangnya siapa yang tak pernah melakukan. siapa yang tak pernah berbohong, yang setiap harinya jujur kesana kemari. jauhi dosa besar dan usahakan untuk tidak melakukan dosa-dosa kecilnya.

3. Berbuat baik pada Allah dan makhluk

maksudnya begini, berbuat baik pada Allah yang tunaikan apa yang Allah perintahkan, ini point nomer 1 dan nomer 2 diatas. kalau misal kamu ditakdirkan menjadi tokoh agama, maka berbuat baik pada Allah bagaimana, sesuai yang ada dalam hadits itu. tegur dengan tangan (kekuasanmu) kalau belum bisa dengan lisan (nasehati, kasih ceramah, teguran). terakhir, kalau kamu bukan siapa siapa dan tidak punya kuasa untuk itu, cukup bi qalbi (dengan hati), do'akan saja. yang penting dalam hatimu tau kalau itu tidak baik. 

lalu, berbuat baik pada Makhluk, ya sebisa mungkin tidak menyakiti hati orang lain, berkata yang lemah lembut, tidak ada paksaan, pintar-pintar negoisiasi disini, misal bagaimana lawan bicara kita saat kita tegur tidak sakit hati dan mengerjakan tugasnya dengan baik. harus pintar. begitu pula, harus bisa bersosialisasi, hidup di dunia tidak sendirian, setiap harinya perlu berinteraksi dengan banyak orang. meskipun kamu pintar, amalan banyak, tapi hubungan dengan masyarakatmu jelek ini masih kurang. Ini namanya timpang dan tidak baik. Harus dua-duanya.


Rabu, 22 Mei 2024

Bijak Bersosial Media; Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, Tik Tok, What App, Telegram

    8 milyar manusia saat ini hidup di bumi. terpecah dalam beberapa benua, di pecah lagi kedalam sebuah negara. terakhir mereka di kumpulkan di satu rumah bersama orang-orang terdekat mereka. rata-rata dari mereka, pengecualian anak kecil memiliki gadget yang dipakai setiap. dipantau setiap saat. dikunjungi apabila ada notif. dilihat. lalu ditutup lagi kalau sedang sibuk. Namun bila saat senggang, seakan gadget dalam genggaman merupakan suatu bagian dari kehidupan. tidak boleh tidak, harus ada. tidak boleh juga ditinggalkan. nanti dirasa sudah 'mati' oleh masyarakat di dalam gadget.



    di dalam gadget pun masyarakat ada beragam, semua tersambung melalu layanan internet. upload sotry, tweet, curhat bahkan berdo'a dan merayakan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera saat ini cukup dengan kirim pesan, selesai sudah. kamu akan dianggap pencinta tanah air oleh orang-orang di dalamnya.

    ada berapa gadget yang beredar di dunia? bisa kamu kalkulasi dengan adanya berita-berita yang tersebar setiap hari. berapa dari mereka yang bijak menggunakannya. belajar online, kursus online, otodidak, searching informasi terkini atau bahkan hal buruknya, memanfaatkan untuk tidak semestinya. pelecehan seksual, menyebar kabar hoax, bullying, penipuan dan masih banyak lainnya.

    bahkan dalam peran orang tua sudah tergantikan oleh adanya youtube, anak menangis bukan ayahnya yang menimang, melainkan lagu baby shark, diputar lagu kotek kotek ayam. diam sudah anak itu. Anteng. anak-anak kecil mulai enggan mengaji, ujung-ujungnya buka tiktok, berfoto ria, masukkan template cap cut, klik klik. selesai sudah. upload instagram story, di komentar. haa,, si remaja senang bukan kepalang bila sleep call dengan pujaan hatinya. lupa kalau waktu isya' sudah lewat. sedang yang dewasa, sosial media dijadikan teman ke tiga, curhat masalah sana-sini. umbar privasi, akhirnya  pertengakaran muncul karena itu. yang tua bahkan lebih parah, hartanya habis untuk berjudi. melihat link banyak berkeliaran di gadget. menarik mata. kalah. ekonomi hancur. keluarga retak. dan masih berucap, tunggu 5 putaran lagi. dasar.

    berapa orang yang terlibat dalam pelecehan seksual via internet sialan ini. sebagian memancing yang lain lebih banyak terpancing. hasil akhir, rugi besar. nama baik hancur, karier terputus. keluarga malu.

    mungkin, saat ini dengan merajalelalnya sosial media, perlu kiranya dalam system sekolah saat ini adanya kurikulum yang menangani itu. sekolah wa bil khusus tanamkan adanya mata pelajaran tenatang bijaknya bersosial media. moral apa saja yang perlu di sampaikan. bukankah zaman sekarang akhlak juga sudah mulai terkikis, ditambah masalah media sosial yang tidak ada penanganan.

    bukan hanya untuk sekolah, kalian saat ini, si remaja perlu mempelajari itu meski tanpa guru, baca kejadian di sekitar. bijaklah sejak sekarang. untuk anak-anakmu, keluargamu, setidaknya untuk dirimu sendiri dalam jangka panjang. dan dari kamu, sebarkan untuk lingkunganmu. kalau bukan kamu siapa lagi? kalau bukan sekarang kapan?

Rabu, 31 Januari 2024

Manusia Aneh

Hai,,

manusia kadang suka aneh ya

beragam sikap yang harus ditemui setiap hari

beragam karakter yang hinggap dan harus diimbangkan komunikasinya

beberapa mensuport kalian, namun yang lain kadang justru menolak.



#zahere.........

Jumat, 26 Januari 2024

Kata-Kata Motivasi Untuk yang Sedang Sedih

 Hai, apa kabar

sehat kah, masih sama dengan keadaan yang lalu?

Kamu boleh bercerita sedikit jika tidak ada yang mau mendengar keluh kesahmu

Boleh marah tentang keadaan yang sangat sulit saat ini. 

Boleh mengeluh kalau sedang capek

Boleh menangis jika hatimu sesak berisi segala hiruk piruk yang ada di sekitarmu

Semuanya boleh,,,

tak perlu ditahan-tahan

kamu juga manusia

Menangis tidak masalah

manusiawi jika kamu melakukan semua itu

kamu tidak perlu memenuhi segala espektasi mereka

melakukan semua hal-hal yang memberatkan hatimu hanya agar kamu diterima dilingkunganmu

berpura-pura badan yang sudah lelah

Kamu tidak perlu diterima di semua lingkungan yang tidak mendukungmu

Tidak perlu berpura-pura

Aku hanya mau bilang

sayangi dirimu dulu sebelum kamu menyayangi mereka

jangan memforsir dirimu untuk menarik perhatian mereka

jiak mereka tulus, kamu tidak perlu bersusah payah bukan?



Rabu, 10 Mei 2023

Kegelisahan Manusia



Sebenarnya apa arti hubungan dalam islam. Hubungan manusia yang dimulai perkenalan sebelumnya. Telebih 2 insan yang tak memiliki ikatan apapun. ketika Allah mentakdirkan untuk berpisah, sebetulny hal itu merupakan sebuah perkara yang tak perlu ditangisi. Apakah kita akan kalah oleh nafsu semata?
apakah diri ini tak mau bangkit, merayakan kehilangan yang memang direncanakan yang maha kuasa.

manusia dalam status pacaran mudah sekali untuk dirusak rasanya. jika yang ada hanya perasaan bukan keinginan kuat untuk membentuk sebuah ikatan bernama keluarga.

Rasanya aneh melihat manusia zaman sekarang berlomba lomba mencari hal yang diinginkan nafsu, padahal mereka sebetulnya pernah sadar jikalau itu tidak diperkenankan. meskipun dalam tanda kutip hanya hati kecil yang sadar akan hal tersebut. namun bukan berarti itu tidak membuat mereka sadar betul. suatu hal yang kamu rasakan tidak nyaman, mestinya itu merupakan hal yang salah dan hindari untuk melanjutkan.

termasuk hal seperti ini, namun bagaimana. ucap kalian, kita ini para pemuda yang mencari pasangan.?
itu benar, kamu tidak salah, namun berleha-leha dalam hal seperti itu bukannya malah menjerusmuskan kamu mendekat pada maksiat. aku paham kegelisahan kalian, namun jangan buat hal itu yang membuatmu melakukan berbaai hal yang diharamkan agama.

pikirkan baik baik, jika memang sudah memutuskan untuk menjalin hubungan lebih serius maka carilah dia yang bisa kamu ajak serius pula. kalau belum menemukan jangan kamu malah beputus asa dengan menjalaninya dengan dia yang masih mengulur-ulur waktu.

Rabu, 25 Januari 2023

Wajibnya Bersesuci (Thaharah) Dalam Islam, Pengertian, Pembagian dan Tata Caranya

Bersesuci atau dalam istilah agama disebut Thaharah adalah serangakian perbuatan untuk menghilangkan najis dan hadast yang ada pada diri seseorang dengan menggunakan syarat dan niat tertentu.

Alat-alat yang biasa digunakan untuk thaharah ada 4 (menurut kitab Fathul Qarib)

  1. Air, digunakan untuk mandi, berwudlu, menghilangkan najis dll
  2. Debu, digunakan untuk tayammum dan campuran menyucikan najis mughalladzah (najis berat, anjing, babi, dan keturunannya)
  3. Batu, digunakan untuk istinja' (menyucikan kemaluan)
  4. Menyamak (Menyucikan kulit hewan dari sisa daging, kotoran, dan najis)
Selanjutnya, penjelasan tentang fungsi dari masing-masing alat thaharah
1. Air
   Dalam konteksnya, air yang bisa digunakan bersesuci dalam agama hanya 7. yakni Air sungai, air sumber, air sumur, air salju (air es), air hujan, air laut, dan air embun. terlepas dari semua ini jika penamaan airnya menggunakan embel-embel seperti 'air kopi' maka hal tersebut tidak dapat digunakan bersesuci karena telah berubah sifatnya (bau, rasa dan warna).
          Pembagian air berdasarkan penggunaannya ada 4, yakni:
  • Air suci mensucikan, thohir mutahhir. bisa juga disebut air mutlak yakni air yang belum digunakan untuk bersesuci dan belum tercampur sesuatu apapun. Contoh air ini adalah 7 macam air di ats, yakni air ungai, sumur, sumber, salju, laut, hujan dan embun atau yang sering disebt (4S H,LE).
  • Air Suci tapi Makruh digunakan, thohir makruhun isti'maaluhu, bisa juga disebut air musyammas yakni air yang terkenal sinar matahari secara langsung dengan wadah selain emas dan perak .
  • Air suci tapi tidak mensucikan kepada yang lainnya, thohir ghoiru muthohhir. Air ini dibagi menjadi 2 macam, yakni: 
  1. Air Musta'mal yakni air yang sudah digunakan untuk bersesuci
  2. Air Mutaghoyyir yakni air yang sudah berubah 3 sifatnya (Bau, warna dan ras)
  •  Air yang terkena najis, Maau Mutanajjis. yakni air yang terkena najis baik itu najisnya sedikit atau banyak. air ini dibagi menjadi 2:
  1.  Najis, apabila airnya sedikit baik sifatnya (bau warna, dan rasa) berubah atau tidak. Jadi contoh air sedikit (Air yang kurang dari 2 kullah) misal yang berada dalam ember kejatuhan sebuah kotoran burung, maka air dalam ember tersebut dihukumi najis. beda halnya dengan pembagian najis yang kedua yakni
  2. Suci, apabila airnya lebih 2 kullah kejatuhan najis namun tidak sampai merubah ke-3 sifatnya.

2. Debu, digunakan untuk bertayammun dan sebagaii campuran najis mughalladhah. Apakah Harus menggunakan debu. jawabannya 'iya'. karena sesuai fatwa rasulullah. bisa jadi dalam debu memiliki kandungan yang sangat krusial jika digunakan untuk menghilangkan najisnya anjing atau babi.

3. Batu, digunakan untu istinja' (Cewok). Apakah bisa batu digunakan untuk menghilangkan kotoran yang keluar dari kemaluan, Bisa. Dahulu di zaman nabi sebelum ada tisu seperti zaman sekarang, mereka menggunakan batu jika memang benar benar tidak ada air.

4. Menyamak, yakni menyucikan kuliat hewan dari sisa kotoran, daging, dan najisnya yang masih menempel di kulit.

Lebih lanjut, untuk keterangan menyamak, baca di artikel berikutnya.
Happy Time :')


Oleh: Nuril Lukluwatil Jannah

Senin, 23 Januari 2023

Download 10 kata Motivasi Mental Healt Paling banyak dicari

Masalah mental kerap kali dialami oleh kebanyakan orang. Lebih-lebih manusia produktif  remaja hingga dewasa. Terlebih di zaman sekarang, disaat semua sudah terkonversi ke dunia digital, sering kali melihat berbagai postingan 'tetangga' yang lebih hijau daripada postingan kita. Atau kalau bukan di kehidupan nyata, banyak sekali persaingan yang entah untuk apa dilakukan padahal kita tau bahwa semuanya semu. 

Ini adalah beberapa kata-kata mental healt yang kamu butuhkan, lebih krusial kalau kamu seorang introvert yang susah untuk menemui banyak orang.
  1. "Allah ga bakal nguji kamu kalau kamu ga kuat"

  2. "Sasaran kamu bukan membaca sebuah buku, sasaran kamu menadi pembaca"
  3. 'Menumpuk kebiasaan, sama seperti membentuk siapa kamu"

  4. "Cuma hari yang ga baik, bukan hidup"

  5. "Ga usah sok tau dan  ngeluh ini itu sama manusia, kamu sudah ada jaminannya. Thats God"
  6. "Tidak ada yang bisa membuatmu bahagia selain dirimu sendiri"
  7. "Tuhan tidak membawamu sejauh ini hanya untuk gagal"
  8. "Besok lagi, ini bukan ujian"
  9. "kamu ga sendirian berjuang"
  10. "jangan bandingin kebahagiaan kamu dengan kebahagiaan orang lain"

Oleh: Nuril Lukluwatil Jannah

Jumat, 20 Januari 2023

Biografi K.H Zuhri Zaini, Pengasuh pondok Pesantren Nurul Jadid

K.H Muhammad Zuhri Zaini-atau yang sering disebut Kyai Zuhri merupakan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton Probolinggo. 2000-Sekarang. Beliau merupakan putra ke-5 dari pasangan K.H Zaini Mun'im dan Nyai nafi'ah.

Sampai saat ini, dengan usia beliau yang menginjak ke-71, seakan usia bukanlah batas melakukan pengabdian pada Pesantren yang didirikan oleh Ayah beliau. Saat ini beliau tercatat sebagai pengasuh ke-4. setelah sebelumnya pesantren tersebut diasuh oleh ayahanda dan saydara-sauara beliau. 

Pengasuh I : K.H Zaini Mun'im (pendiri)

Pengasuh II : K.H Hasyim Zaini (putra pertama)

Pengasuh III : K.H Abdul Wahid Zaini (putra ke-2)

Pengasuh IV : K.H Moh Zuhri Zaini (putra ke-5)

Lebih lanjut, kyai yang terkenal dengan kesederhanaan dan ketataannya ini lahir di Probolinggo, 5 Oktober 1952. Adapun saudara-saudara beliau yaitu:

1. K.H Hasyim Zaini (Alm)

2. K.H Abdul Wahid Zaini (Alm)

3. Ny. Hj Aisyah Zaini

4. K.H fadlurrahman Zaini (Dewan Pengasuh)

5. K.H Zuhri Zaini 

6. K.H Abdul Haq Zaini (Alm)

7. K.H Nur Khotim Zaini

Beliau menikah dengan Ny. Bisyaroh Syuhud dan dikaruniai 5 orang putra,

1. Ny. Hikmah kamiliyah (Alm)

2. Ny. Hj hanunah Nafi'iyah (Alm)

3. Ny Wahbatur rahmaniyah

4. Gus Imdad Rabbani

5. Gus Muhammad Itsbat Syuhudi

Sebuah buku berjudul Selayang pandang pondok Pesantren Nurul jadid, menerangkan bahwa baliau (Kyai Zuhri) pernah mengenyam pendidikan di ADIPNU (Akademi Dakwah Nahdlatul Ulama') dan PTID (Perguruan Tinggi Ilmu Dakwah) Nurul Jadid. Dari studi ini, beliau akhirnya menyandang gelar Bachelor of Art (B.A).

Beliau merupakan kyai yang sederhana dan menyukai pakaian putih. terbukti hampir dalam kesehariannya beliau menggunakan pakai putih. Mulai dari sarung putih, baju koko putih dan peci putih. beliau juga termasuk tokoh yang menjunjung tinggi niali toleransi. seperti dawuh beliau "Kita hidup di masyarakat pasti ada perbedaan suku dan agama. Kita harus menghargai. Akan tetapi menghargai bukan berarti menyetujui"

WallahuA'lam

Baca: Biografi K.H fadllurrahman Zaini, Kakak Kyai Zuhri Zaini

Baca: Cara Agama Mengatasi Stres

Minggu, 15 Januari 2023

Apakah Menjadi Dewasa Sulit?

katanya, dewasa itu soal waktu. soal bagaimana kita mengikuti alur kehidupan. namun ternyata, dewasa bukan melulu tentang waktu. Hal ini perihal ketangguhan kita melawan semua takdir yang datang. dipaksa untuk dewasa. mungkin itu yang lebih tepat. berjuang menaklukkan keegoisan diri. dihantam bertubi-tubi oleh alam. itu yang membentuk karakter dewasa sebenarnya. dibentuk oleh rasa kekecewaan. tanggung jawab dan rasa dibebani. dari sini kita jadinya belajar. namun, terlepas dari semua itu, tuhan maha baik. Banget malah. dia bahkan tau apa yang di butuhkan makhluknya. Makanya Dia mempersiapkan mental yang kuat dari sekarang. barangkali memang ini cara tuhan mengubah fase makhluknya.

tuhan ga akan merubah suatu kaum, kecuali kaum tersebut yang mengubah dirinya. ini soal kebiasaan.  makhluk bernama manusia yang selalu siap diuji oleh tuhan. kebiasaan memegang tanggung jawab. kebiasaan mengolah amarah. dan kebiasaan-kebiasaan lainnya. jadi, sama tuhan kita dibiasakan untuk kuat. dalam artian, bila ada peristiwa seperti ini lngi, kamu sudah siap melewatinya karena sudah punya pengalaman dari terbiasa menghadapinya.

contoh, seseorang yang rumahnya bersih, rapi dan wangi dari ini adlaah bukti kalau pemilik rumahnya adalah orang yang rapi. seseorng yang tubuhnya atletis membuktikan bahwa dia rajin berolahraga. dan seseorang penulis menandakan bahwa dia banyak menulis. umpanya, bagi pemilik rumah membersihkan rumahnya selama 7 jam dalam 1 hari, namun yang terjadi hari berikut dia tidak membersihkan rumahnya, hasilnya bisa kita tebak rumah yang ada tidak akan se indah apabila di bersihkan secara berkala. seseoarang yang berolahraga 1 hari full umpamanya, dan hanya pada hari itu saja selama 2 minggu, otot yang akan dibentuk tidak akan pernah terjadi. semua terbentuk dari kebiasaan. meskipun itu kecil dan secara kasat mata tidak kita sadari, mungkin hasilnya bukan hari ini atau bulan depan. tapi yang pasti dari kebiasaan itu kamu sudah menabung untuk dirimu sendiri. bisa jadi, 10 tahun lagi kamu akan menjadi apa yang kamu inginkan.

sama halnya juga, tuhan memberikan ini semua agar kita terbiasa melewatinya. melewati masa-masa sulit. penuh tekanan, pengasingan, penolakan, dan lainnya karena Dia akan membentuk kita menjadi apa yang kita inginkan. 


Tuhan tau yang terbaik untuk kita.

Sabtu, 14 Januari 2023

Sejarah Pondok Pesantren di Indonesia

Pondok pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan islam tradisional yang berkembang di Indonesia. Sejarah adanya pondok pesantren di Indonesia berawal pada abad ke-15 saat para ulama dari Timur Tengah mulai datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Islam.

Pada awalnya, pondok pesantren hanya dikelola oleh para ulama yang datang dari luar negeri, namun seiring dengan berjalannya waktu, para ulama lokal pun mulai mendirikan pondok pesantren sendiri. Pondok pesantren menjadi tempat belajar bagi para santri untuk menimba ilmu agama, kebahasaan, serta ilmu-ilmu umum.

Pondok pesantren juga menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan kebudayaan dan keagamaan di Indonesia. Banyak ulama dan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang berasal dari pondok pesantren. Beberapa diantaranya adalah Hasyim Asy'ari, Ki Hajar Dewantara, serta Gus Dur.

Selain itu, pondok pesantren juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Banyak santri pondok pesantren yang ikut serta dalam perjuangan melawan penjajah Belanda. Pondok pesantren juga menjadi tempat yang aman bagi para pejuang dan rakyat untuk bersembunyi dari kejaran tentara Belanda.

Kini, pondok pesantren masih eksis dan berkembang di seluruh Indonesia. Pondok pesantren telah mengalami perubahan dalam hal pendidikan yang diterapkan, namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang selama ini dijunjung tinggi. Pondok pesantren juga tetap menjadi tempat belajar yang digemari oleh masyarakat Indonesia, baik dari kalangan muda maupun dewasa.

Selain itu, pondok pesantren juga memiliki peran yang cukup penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Pondok pesantren biasanya menyediakan fasilitas-fasilitas seperti madrasah, masjid, dan perpustakaan yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar. Beberapa pondok pesantren juga menyelenggarakan program-program sosial seperti pemberian bantuan kepada masyarakat miskin dan pengembangan usaha ekonomi.

Pondok pesantren juga memiliki peran yang cukup penting dalam pembentukan karakter santri. Para santri diajarkan untuk memiliki sikap disiplin, kerja keras, serta ketaqwaan yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat membantu santri dalam menjalani kehidupan di masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.

Walaupun pondok pesantren telah mengalami perubahan dalam hal pendidikan yang diterapkan, namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang selama ini dijunjung tinggi. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan islam tradisional yang cukup penting dalam perkembangan kebudayaan dan keagamaan di Indonesia. Pondok pesantren juga tetap menjadi tempat belajar yang digemari oleh masyarakat Indonesia, baik dari kalangan muda maupun dewasa.

Hubungan antara pondok pesantren dengan keilmuan zaman sekarang cukup erat, meskipun metode dan pendekatan yang digunakan mungkin berbeda. Pondok pesantren selalu berusaha untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi zaman sekarang dengan menyediakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan. Beberapa pondok pesantren yang ada sekarang sudah menyediakan fasilitas seperti komputer, internet, dan laboratorium untuk mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, pondok pesantren juga mengintegrasikan ilmu-ilmu modern dalam program pendidikannya. Beberapa pondok pesantren menyediakan program pendidikan yang mencakup ilmu-ilmu seperti matematika, fisika, kimia, serta bahasa asing. Hal ini dilakukan untuk memberikan santri dengan kompetensi yang diperlukan untuk menjalani kehidupan di masyarakat zaman sekarang.

Pondok pesantren juga kerap bekerja sama dengan lembaga pendidikan atau perguruan tinggi modern untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Beberapa pondok pesantren juga menyelenggarakan program-program kerjasama dengan perguruan tinggi atau lembaga pendidikan lainnya untuk memberikan santri dengan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Walaupun metode dan pendekatan yang digunakan mungkin berbeda, namun pondok pesantren tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam pendidikannya. Pondok pesantren tetap menjunjung tinggi nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, serta ketaqwaan yang tinggi. Pondok pesantren juga tetap berusaha untuk memberikan santri dengan pendidikan yang komprehensif dan memadai untuk menghadapi perkembangan zaman sekarang.

Kesimpulan dari kedua artikel di atas adalah bahwa pondok pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan islam tradisional yang berkembang di Indonesia. Sejarah adanya pondok pesantren di Indonesia berawal pada abad ke-15 saat para ulama dari Timur Tengah mulai datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Islam. Pondok pesantren menjadi tempat belajar bagi para santri untuk menimba ilmu agama, kebahasaan, serta ilmu-ilmu umum. Pondok pesantren juga memiliki peran yang cukup penting dalam pembentukan karakter santri, pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, serta perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Hubungan antara pondok pesantren dengan keilmuan zaman sekarang cukup erat, meskipun metode dan pendekatan yang digunakan mungkin berbeda. Pondok pesantren selalu berusaha untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi zaman sekarang dengan menyediakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan. Pondok pesantren juga mengintegrasikan ilmu-ilmu modern dalam program pendidikannya dan bekerja sama dengan lembaga pendidikan atau perguruan tinggi modern untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Walaupun metode dan pendekatan yang digunakan mungkin berbeda, namun pondok pesantren tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam pendidikannya.


Baca: Biografi K.H Fadlurrahman Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin

Baca: Eksistensi Pergerakan Pesantren di Indonesia

Rabu, 11 Januari 2023

Menafsirkan Harapan Bagi Kebanyakan Manusia

Harapan yang begitu besar, keinginan banyak dan target capain hidup yang seakan tiada habisnya. Semua itu bagus untuk memotivasi seseorang agar lebih berusaha menjalani hidup. terutama hal yang bisa dibandingkan dengan milik orang lain.

Sebuah buku bahkan ditulis membahas khusus membahas sebuah mimpi. Bahwasanya dijelaskan disana. "memimpikan sebuah ide gila sekalipun itu tentu akan terlaksana". Tiada mimpi yang mustahil, jika tidak hari ini, mungkin esok lusa, atau bahkan akan berwujud sesuatu yan sepadan.

Saat sorang berucap melalui bibirnya, yang mana hal itu merupakan perintah dari hati yang di transfer melalui otak. Karena hati merupakan organ yang sangat esensial dalam hal seperti ini, maka ia akan cepat menyuruh anggota tubuh lainnya untuk membantu mewujudkannya. tepat setelah semua terprogram, maka secara perlahan hal itu akan terwujud. meskipun perlu di garis bawahi, bahwa grafiknya tidak selalu linear seperti yang kita kira. 

Sebenarnya, disini perlu dijelaskan, lantaran sebuah mimpi (baca-harapan) terbentuk, maka tidak dapat dipungkiri hal itu memicu sebuah rasa takut. Takut mimpinya tidak tercapai, takut gagal, di cibir orang lain, atau dalam beberapa kasus takut kalau mimpinya benar-benar terwujud

Misal anda seorang pelatih yang berfokus  pada sasaran menjadikan timnya memanangkan kejuaran Nasional. Atau anda seoraang olahragawan ingin memperoleh tubuh yang bagus. Anda setiap hari pasti akan mengusahakan keinginan tersebut, sampai benar-benar tercapai. Jika masih gagal, anda akan mencoba lagi terus sampai dapat. Namun pertanyaan selanjutnya, kira-kira apa yang akan terjadi setelah semua itu terwwujud. Euforia untuk hal baru saja didapat, itu pasti. Saat sebuah keinginan terpenuhi, dia harus membangun keinginan lain. Begitu seterusnya.

Nah dari sini, sebenarnya polanya sudah terlihat. begitu satu keinginan terwujud, muncul keinginan lain. Bahkan kuantitasnya akan lebih besar dari sebelumnya. maka, jangan bergantung pada sesuatu yang akan runtuh. bergantunglah pada tuhan (God).


Oleh: Nuril Lukluwatil Jannah

Baca: Maksud Ayat Afala Takkilun

Baca: maksud kata, Aku tidak akan membebanimu kalau kamu tidak kuat


Senin, 09 Januari 2023

Cara Agama Mengatasi Stress, Maksud Ayat Layukallifullahu Nafsan Illaa Wus'aha


Pernah merasakan difase benar-benar lelah?

Lelah karena pekerjaan yang tiada akhir, tugas yang penuh deadline dan tekanan dari dunia luar.

Seolah semua hal di dunia ini tidak ada yang mendudukungmu. Mulai dari teman, lingkungan, hingga keluarga. Saya tahu itu pasti capek untuk kita lalui.

Apalagi, kita hanya manusia dengan segala keterbatasan.

namun dari semua hal yang dialami manusia khususnya era zaman sekarang, pakar kesehatan mental (Thomas Curran dan Andrew P. Hill) mengatakan  manusia milenial lebih gampang stress. Hal ini seperti dikutip lewat tulisannya di Psychology Today, Russ Federman, psikolog senior dari Virginia, bahwasanya tingkat depresi saat ini 2 kali lebih tinggi dibanding 10 tahun silam.

Lebih lanjut, hal ini setelah ditelaah nyatanya terbentuk dari hadirnya teknologi yang akhir-akhir ini menggila. namun, bukan teknologi yang sepatutnya disalahkan dalam kasus ini. Namun pemakaian yang over sehingga menyebabkan banyak kekhawatiran yang muncul. Harapan yang menyebabkan ketakutan.

Teknologi yang semakin tahun berkembang pesat membawa pengaruh buruk bagi kebiasaan masyarakat modern. Sebut saja Instagram, TikTok, Twitter dll disana, mareka akan melihat beberapa hal yang sangat menarik perhatian. sehingga bila mereka melihat suatu peristiwa yang tidak bisa digapai dengan kempampuannya sendiri, hal ini memicu adanya rendah diri atau lebih gampang kita sebut saja insecure ditambah beban hidup yang harus dijalankan.

Dari angan, hadirlah harapan lalu muncul pula keinginan untuk menggapainya. Berusaha keras tanpa jeda seoalah semuanya harus tercapai sekarang. Berusaha menyamakan status sosial dengan apa yang sering di lihat di media. Ditambah, Lingkungan kerja yang toxic dan juga beberapa hal semisalnya.

Nah dari sini, ayat dalam al qur'an bisa menjadi solusi. Allah SWT berfirman:

Layukallifullahu nafsan illaa wus'aha

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286).

 Artinya, Allah tidak akan membebani seseorang dengan sesuatu yang melebihi kemampuannya atau lebih berat dari yang ia sanggup tanggung. Ini merupakan prinsip yang penting dalam agama, yang mengingatkan kita bahwa kita tidak perlu merasa terbebani atau tertekan oleh tanggung jawab atau kewajiban yang tidak mampu kita penuhi. Sebaliknya, kita harus mempercayai bahwa Allah memberikan kepada kita kemampuan yang sesuai untuk menghadapi setiap tantangan yang dihadapi, dan bahwa Ia tidak akan membebani kita dengan sesuatu yang tidak mampu kita hadapi.

 Ayat ini memberikan rasa harapan dan kekuatan bagi kita, karena mengingatkan kita bahwa Allah tidak akan membebani kita dengan sesuatu yang melebihi kemampuan kita. Ayat ini juga memberikan motivasi bagi kita untuk terus berusaha dan berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan dan kemampuan yang sesuai untuk menghadapi segala macam tantangan yang dihadapi.

Jangan paksakan hidup. Ikuti alurnya. terlepas dari hal ini, kita juga harus terus bekerja sebagai pemenuhan kehidupan. Kata Allah, "Aku ga bakal bebani kamu, kalau kamu ga kuat" terjemah santainya seperti ini.

Jadi, seberat apapun ujian, penolakan dari lingkungan yang kita terima, nyatanya kita sanggup untuk melewatinya. ini sudah janji tuhan. Tidak ada protes dari hal ini. 

jadi, ingat firman tuhan, Kamu itu Kuat, makanya aku kasih ujian yang model begini.

So, Semangat!!


Baca: Eksitensi Pergerakan Pesantren

Baca: Maksud Ayat Afalaa Ta'qilun


Oleh: Nuril Lukluwatil Jannah

Senin, 12 Desember 2022

Apakah arti santri itu?


Sebutan santri tak asing lagi di telinga orang Indonesia. Santri adalah sebutan untuk seseorang yang mendalami agama Islam dan mempelajari ilmu-ilmu keagamaan di pesantren atau madrasah. Kata "santri" berasal dari bahasa Arab yang bermakna "pelajar" atau "murid". Santri biasanya tinggal di pesantren atau madrasah selama beberapa tahun untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan keagamaan yang lebih mendalam.

Tugas utama santri adalah untuk mempelajari agama Islam dan ilmu-ilmu keagamaan dengan seksama, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Santri juga diharapkan untuk memperdalam ilmu-ilmu agama melalui berbagai kegiatan seperti mengikuti kelas-kelas keagamaan, membaca kitab-kitab suci, dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, santri juga biasanya diajarkan tentang ilmu-ilmu umum seperti matematika, bahasa, dan sains, sehingga mereka dapat memahami dan mempraktekkan ajaran-ajaran Islam dengan lebih baik.

Santri salaf adalah sebutan untuk santri yang mempelajari dan mengamalkan ajaran salaf, yaitu ajaran Islam yang didasarkan pada pemahaman dan praktik para sahabat Nabi Muhammad SAW. Santri salaf menekankan pentingnya kembali kepada sumber-sumber Islam utama, seperti Alquran dan hadits, dalam memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam. Mereka juga menekankan pentingnya mengikuti contoh para sahabat Nabi sebagai contoh dalam beragama dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Santri salaf biasanya memfokuskan diri pada mempelajari kitab-kitab suci dan sumber-sumber Islam lainnya secara langsung, tanpa campur tangan atau interpretasi dari ulama-ulama modern. Mereka juga sering menekankan pada pentingnya kembali kepada cara berpikir dan ajaran-ajaran Islam yang sesuai dengan salaf-salaf (ulama terdahulu), sebagai upaya untuk menjauhkan diri dari pemahaman-pemahaman yang dianggap tidak beralasan atau tidak sesuai dengan ajaran Islam.


Oleh: Nuril Lukluwatil Jannah

Senin, 29 November 2021

Belajar Dari Pengalaman Orang Lain. Maksud Ayat Afalaa Ta'qilun??


 

Sudah berapa manusia yang sudah di ciptakan oleh tuhan? berapa jumlah hewan, tumbuan yng sudah kamu lihat, amati, makan hingga hal kecil, yakni kamu ganggu?

adakah sebuah perasaan menggelitik yang kamu rasakan?

dari manusia saja, sudah ada beberapa cerita yang ku dengar dari mereka, mulai dari hal-hal pahit hingga bagaimna mereka bangkit dari keterpurukan itu. bukan karena melupakan, tidak. seseorang yang bangun dari masa-masa kelamnya hanya membutuhkan tekad yang kuat untuk merubah diri. mungkin kamu juga pernah melihat atau merasakan hal yang sama, ada segelintir orang yang mempunyai masa-masa sulit, namun mereka masih terus berdiri tegak sampai sekarang?
Apakah kamu tidak berpikir?

manusia sudah jelas-jelas di singgung oleh tuhan di dalam kitab. Apakah kamu tidak berpikir?

Berpikir disini jangan hanya diartikan secara harfiah saja, tidak menutut hanya berpikir tentang matematika, kimia, cos, costan, marketing, jarak kota A atau Kota B. TIDAK!! makna ayat ini sangat lah luas..

- apakah kamu tidak berpikir bahwa kamu di ciptakan ke Dunia sebagai pemimpin?, pemimpin dirimu sendiri, keluargamu, umatmu, golongamu? pertanyaan berikutnya, apakah kamu sudah menjadi pemimpin yang biak bagi dirimu sendiri?

"Bagaimana kamu akan membangun umat kalau untuk mengurus dirimu sendiri saja tidak bisa?"

- Apakah kamu tidak berfikir kalau begiu banyak pengalaman-pengalaman orang lain yang bisa kamu rasakan?,,,, sering sekali, cerita orang yang sudah sampai di telingamu malah kamu jadikan bahan topik pembicaraan dengan dalih mengambil pelajaran, namun yang terjadi, sebaliknya, kamu begitu asyik bercerita hingga lupa maksud awal, kamu pintar sekali membuat orang bergelak tawa dengan kekurangan orang lian. maksudmu apa wahai manusia??

"Afalaa Tatadzakkarun?"

- Apakah kamu tidak berpikir?bahwa dari cerita badanmu saja, itu bisa menjadi pengalaman bagi orang laian. adakah kamu akan memberi pengalamanmu bagi orang lian yang buruk-buruk saja?

mari, buat ceritamu yang spektakuler, buat mereka berdecak kagun dengan apa yang kamu raih. Bagaimana bisa?

begini saja, fokus pada dirimu sendiri, akan banyak omongan arang tentang dirimu, sudah lah. itu hal biasa. 

"Kamu kalah kan di kucilkan, kamu memang tak akan di hargai"

begitulah manusia, jadi tidak perlu usik dengan ocehan mulut-mulut sampai telingamu. apa yang kamu lakukan, lihat ke depan. ada apa? ada jalan yang kamu tempuh, kalian main di ring orang lain yang akan berkomentar di luar ring. lucu memeang, banyak orang yang menganggap saudaranya sendiri sebagai siklus. asyik di beri tepuk tangan dan kata-kata sumpah serapah.

Ada hal yang harus di tanamkan di hati kita bersama, Jalan yang di lalui harus di selesaikan, tak usah memikirkan apa yang di katakan orang lain. bagaimana bisa?

TERBENTUR, TERBENTUR, TERBENTUR. TERBENTUK!!


Cerita Penyembah Api yang Berhasil Masuk Surga

Bagaimana Kalau kita di Beri Musibah Oleh Tuhan.

oleh: Nuril Lukluwatil Jannah


Rabu, 04 Agustus 2021

Eksistensi Pergerakan Pesantren

    Pesantren merupakan lembaga pendidikan yan merupakan wadah untuk menempan ilmu-ilmu agaman. Selain berperan dibidang pendidikan, pesantren juga lekat dengan dengan kehidupan social masyarakat. Pesantren hadir melakukan pemberdayaan dan solusi problematika umat. Sehingga sejak berdirinya, pesantren tidak tercabut dari akar social masyarakatnya.

    Peran itulah yang membuat pesantren juga mnjelma sebagai wadah pergerakan nasional untuk melakukan perlawanan terhadap segala bentuk kolonialisme. Jika perjuangan dan langkah-langkah diplomasi yang dilakukan para kyai, pesantren merupakan satu-satunya wadah ynag tidak terpengaruh oleh kepentingan politik kolonial. Berbagai macam cara dilakukan oleh para ulama pesantren agar terlepas dari belenggu penjajah, baik melealui pendidikan, kemandirian, pemberdayaan ekonomi, organisasi pemikiran, dan lain-lain. Wadah atau perkumpulan yang didirikan oleh para Kyai ertujuan menyadarkan spirit perjuangan bangsa Indonesia, memperkuat cinta tanah air dan melakukan perlawanan kultural.

    Para ulama, juga menyadari, bahwa setiap perubahan tidak akan terwujud tanpa adanya langkah nyata. Misalnya, untuk mempertahankan kemerdekaan, ulama bersepakat adanya resolusi jihad. Jadi, tidak hanya diam, namun ikut menjadi komando perjuangan membela tanah air.

    Meski saat ini, suara santri belum begitu mendapatkan respon pemerintahan, namun santri harus berkomitmen menjadi benteng moral bangsa. Selanjutnya, santri harus berfikir dan bergerak ke arah kemajuan bangsa. Sehingga, perjuangan santri bukan sekedar tawakkal tapi juga diiringi usaha yang nyata.

    Untuk mewujudkan kemajuan bangsa, santri harus bersatu dengan yang lain. Karena, sejarah menunjukkan, santri bersama-sama dengan seluruh rakyat Indonesia dalam pertempuran melawan belanda. Jadi, prinsip persatuan dan kesatuan juga harus di junjung oleh setiap santri dalam menegakkan keutuhan bangsa.

    Santri tidak boleh egois apalagi bangga diri menganggap dirinya paling kuat. Santri harus mengingat bahwa santri bukan kekuatan oposisi dalam pengertian kekuatan politik praktis. Sehingga mampu menjadi kekuatan masyarakat yang muncul ketika kondisi negara dalam keadaan kritis.

    Santri, yang sekian lama tidak banyak muncul ke permukaan, kini hadir dengan bendera Hari Santri Nasioanl. Di tengah kondisi moralitas bangsa kian terpuruk, keberadaan santri menjadi harapan baru untuk memperbaikinya. Hal itu menjadi kesempatan bagi para santri untuk membuktikan diri sebagai salah satu agen perubahan bangsa.

    Resolusi jihad merupakan usaha nyata yang mengarah pada upaya mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Setelah Indonesia merdeka, kondisi negara makin stabil, ekonomi juga membaik setelah krisi moneter. Namun, moral bangsa Indonesia saat ini makin mengalami krisis berkelanjutan. Sehingga menjadi ancaman


serius dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga menghambat kemajuan bangsa.

    Perjuangan santri saat ini harus mengarah menuju bangsa yang maju. Upaya  harus diawali dengan penguatan kualitas SDM yang bermoral. Karena banyak pejabat yang memiliki kualitas pendidikan tinggi namun berani korupsi. Bangsa Indonesia sedang dipenuhi manusia yang mengejar harta dengan menghalalkan segala cara. Media ramai memberitakan pejabat korupsi. Moral pejabat rapuh, memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi.

    Pejabat melupakan kondisi negara dan rakyatnya. Mereka lebih mementingkan kelompok dan partainya. Mereka sibuk bagi-bagi jabatan. Moral pejabat makin merosot berujung pada Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Indonesia kian terpuruk, rakyat makin tidak percaya pada pemerintah.

    Budaya korupsi berawal dari pola hidup konsumtif. Keinginan manusia melebihi kebutuannya. Sehingga mengakibatkan munculnya korupsi. Pola hidup seperti itu hanya dapat dibendung dengan penyebaran pola hidup sederhana.

    Santri dengan semangat resolusi jihad tidak boleh diam melihat budaya korupsi yang menggurita menggrogoti moral dan etika bangsaindonesia saat ini. Harus ada upaya serius untuk membendung korupsi. Harus ada upaya penguatan moral penerus bangsa. Santri harus mampu memiliki komitmen melawan korupsi dan menyebarkan pola hidup sederhana.

Sabtu, 20 Februari 2021

UBAH POLA PIKIR ANAK-ANAK


Kehidupan yang terjadi seharihari, menurutku itu hanyalah kejadian sama yang diulang-ulang dengan orang ataupun suasana yang berbeda. jika saat ini kamu makan tempe dan mie goreng, tahun lalu kamu juga pernah melakukan hal itu.

Jadi dimana kah perbedaan itu?

itu pemikiran. Bagaimana seseorang mengubah aspek pola pikiranya dari yang hanya itu-itu saja menjadi lebih berwarna, setidaknya mempunyai pemikiran yang berbeda. tidak monoton satu hal saja. 

bagaimana menanggapi kejadian yang sama namun di waktu yang berbeda, setidaknya itu akan tetap satu rasa jika tidak kita olah menjadi lebih baik. ataupun tidak kita variasikan dengan berbagai macam kultur rasa yang lain. 

semakin tua seseorang, rasa emosional dan pola pikir yang berbeda pasti sudah bisa melihat dari segi yang lain. saat kecil hanya melihat bahwa tempe itu nyaman di konsumsi maka sudah saatnya ketika badan sudah semakin besar, pola pikirnya kita ubah,

kenapa ada tempe?

siapa yang pertama kali menemukan tempe?

bagaimna membuat teme yang enak dan nyaman di konsumsi?

kalau makanan dari tempe itu-itu saja, bolehlah saya membuat satu inovasi baru?

Bisnis apa yang bisa dikembangkan dari tempe?

Dari sini coba kita ubah pelan-pelan arah pikir anak-anak disekitar kita.


Rabu, 27 Januari 2021

kunjungi santriendo.blogspot.com



Kata yang pantas bagi jiwa yang rapuh untuk memotivasi Diri

Bagaimana hakikat dosa manusia, akankah dapat diserasikan dengan sifat alaminya yang tak bisa luput dari salah

Pada artikel ini, kita akan membahas sedikit tentang bagaimana menggapai mimpi. Bukan mimpi dalam artian bunga tidur, melainkan mimpi bagaimana kita mempresentasikan semua yang telah dibangun kemudian hari.

kisah shadaqah mendatangkan ridha Allah

Bismillah,,

Mimpi berbeda jauh dengan angan-angan. Jangan sampai di salah artikan. Mimpi atau harapan merupakan subuah keinginan, cita-cita yang di akselerasikan bagaimana terjadinya. Kita berusaha dari sekarang, mulai dari prosesnya sampai nanti ketika sampai titik puncak akan menggapainya. Semuanya tidak ada yang disepelekan. Tidak ada peristiwa yang dianggap cuma-Cuma. Segnap pikiran dan usaha dimaksimalkan untuk itu.

Sedang Angan-angan adalah sebuah khayalan yang tak diniatkan bagaimana terjadinya. Kita sering nih, menghayal pengin jadi raja bisnis dengan beli saham di perusahaan A terus lanjut ke perusahaan lain, kuliah di Universitas favorit dalam atau luar negeri, atau bisa juga pengin naik haji plus bareng keluarga, atau ada diantara kita yang pengen jadi kayawan di sebuah perusahaan lebih-lebih jadi bosnya.



Rumusnya:

Kalau kita anggep semua itu Cuma angan-angan yang ga bakal di bisa di capai.

Kita akan stag disitu-situ aja. Tidak ada pergerakan dalam hidup. Berjalan ditempat yang sama.

Semua tergantung sikap dan mindset kita. Saat pikiran berkata kepada otak bahwa mimpi tersebut  merupakan hal yang sulit dan sukar terjadi, semua akan membeku dalam otak. Tidak akan keluar melalui ucapan apalagi tingkah dan action kita. Kita akan sibuk dengan segala pikiran yang kemungkinan terjadi. Hingga dibuatnya pusing.

Belum masuk pada tahap proses sudah merasakan kegalauan yang luar biasa. Takut untuk melangkah. Ragu akan semua konsekuensinya hingga kita stag pada fase tersebut.

Lalu bagaimana? Semuanya akan berakhir semu dititik ini. Terbuang semua dengan segala kekhawatiran. Stop di kehidupan yang itu-itu aja. Tidak perlu jadi pemimpi besar kalau kita anggep itu ketinggian.

Lalu bagaimana menyikapi mimpi tersebut?

Semua berawal dari dalam diri. Bagaimana menyikapi semua mimpi-mimpi itu?. Kalau dari bagian dalam saja sudah ragu, bagaimana untuk menggerakkan bagian luar?? Bagimana kita akan meyakinkan tangan, kaki dan pikiran kita untuk bekerja sama. Padahal kalau dilihat, kita adalah makhluk sempurna yang sudah sengaja diciptakan dan untuk menjadi khalifah di bumi Allah ini. kisah shadaqah yang mendatangkan barakah. investasi dunia tunai di akhirat

Pertama. Ucapkan mimpi itu dari dalam hati, tanamkan dengan penuh keyakinan, jangan sampai ada satu katapun melesat dari saraf meragukan apa yang diucap pikiran. Lanjut, kita berdoa kepada Allah seyakin yakinnya dan yang terpenting tidak usah ragu. Because. Allah bakal memberi apa yang kita Pinta. Perjaya Aja.

Yang kedua, mari lontarkan impian kita pada makhluk. Ucapkan pada semua kawan kita. Yakinkan mereka akan semua impiam kita. Tidak hanya manusia. Tanamkan pada diri, hati dan pikiran untuk terus menyebut mimpi tersebut berulang-ulang. Karena apa? Alam yang mendengar itu akan merespon, bumi yang mendengar akan turut menyumbangkan energinya. Tumbuhan akan senantiasa mendoakan kita. Malaikatpun yan mendengar tidak akan luput mengamini ucapan kita.

Ada sebuah cerita,

seorang pemuda desa miskin yang semasa hidupnya tidak pernah keluar dari sebuah desa, tidak tahu bagaimana kehidupan di kota yang super sibuk dan yang pasti si pemuda tersebut sangatlah tertinggal informasi. Disebutkan pula, si pemuda tadi tidak memiliki pekerjaan yang tepat, peternakan, sawah atau hal lain yang bisa dijadikan sumber penghasilan. Semuanya sangat minim. Kalau semisal, di kecamata Paiton, Probolinggo sumber penghasilan utama para petani dari tumbuhan tembakau. Pemuda tadi tidak punya sepetak tanahpun, semisal juga kalau di Bandung rata-rata penduduknya memerah susu sapi, maka dia tidak punya satupun sapi untu diperah. Atay jika di Jakarta yang rata-rata disana adalah para pembisnis, pemuda tadi tdak ada satupun usaa yang dijalankan.

Suatu ketika, dia berkeinginan untuk naik haji bersama dengan seluruh keluarganya. Tidak dengan pinjaman ataupun mendapatkan dari hal-hal yang tidak diridhoi Tuhan.

Pertanyaannya?

Kira-kira keinginan si pemuda tadi harapan atau bukan, mimpin atau bukan, harapan atau bukan?

Juga saat dilihat dari data fakta, dan logika pemuda tersebut ga bakal bisa naik Haji.

Iya. Namun, keinginan yang bukan mimpi itu seperti apa?

Contoh nih, kita yang sudah diberi kesehatan oleh Allah, sudah jarang sakit dan alhamdlillah kita selalu diberi kecukupan oleh Allah. bukan kelebihan. Terus pengen makan-makan enak dan jalan-jalan disekitar gang.

Tentu saja hal ini bukan mimpi, ga usah menyebut dan berdoa kalau akan terjadi setelahnya. Dengan hitungan detikpun kita akan sampai pada tempat yang dituju.

Jadi intinya, apapun yang kita impikan, harapkan, sangat dinanti terjadinya tidak perlu ada pertanyaan siapa yang akan mengabulkan, dengan apa, bagaimana caranya, dan kapan?

so, serahkan semuanya pada Allah, tidak pelu lagi ada pertanyaan.

“Ya Allah, tunjukkan kami kepada jalan yang lurus”

 Baca Juga:

  • kata Motivasi Untuk Kehidupan yang terasa ambyar
  • Dosa, Ujian dan Teguran, Bagaimana Menanggapinya?
  • Minggu, 24 Januari 2021

    Kisah Bahrom Al Majusi | Penyembah Api yang diridhoi Allah

    Nah, di artikel kali ini kami akan membahas toleransi dan shadaqoh kisah Bahrom Al-Majusi. Namun, siapakah Bahrom Penyembah Api itu, dan bagaimana kisah Bahrom hingga Rasul Menitipkan salam padanya?
    simak artikel berikut!  kata-kata motivasi saat kita merasa galau dan pikiran serta hati tidak nyaman disini

        Hkayat-Barhom Al Majusi-

    Suatu ketika Abdullah bin Mubarak mempunyai suatu hajat hingga bermalam di rumah Ismail, yang kebetulan rumahnya dekat dengan ka’bah. Saat Abdullah tidur, dia bermimpi bertemu Rasulullah S.A.W dan Rasul bersabda:

    “ketika kamu pulang ke Bagdad, maka datangilah desa ini, kemudian carilah seseorang yang bernama Bahrom al Majusi dan katakanan padanya dariku bahwa Bahrom Ridho atas dirinya”

    Melihat Hadis
    Hadis Keutamaan Bershadaqah


    Maka, dengan segala kegemetarannya, Abdullah bangun dari tidurnya. Dia berprasangka mungkin mimpi itu datang dari syetan.

    Lahaulawalquwwataillabillah. Maka bergegaslah Abdullah untuk berwudlu, shalat lalu kemudian Thawaf di Ka’bah. Lalu, si Abdullah melanjutkan tidurnya dan bermimpi seperti ini lagi sampai 3 kali. Dengan itu, maka yakinlah Abdullah bahwa ynag dimimpinya benar-benar Rasulullah. Sang pembawa kebenaran.

    Maka, setelah selesai keperluan Abdullah di sana. Pulanglah dia ke Baghdad untuk mencari rumah Bahrom Al Majusi. Dann taraaa, akhirnya Abdullah bertemu dengan seorang kakek tua,yang tak lain dia adalah Bahrom si penyembah api, dan dimulailah percakapan keduanya dengan sebuah pertanyaan agar Abdullah mengetahui amal apa yang membuat Rasul menitipkan salam kepadannya.

    “Apakah engkau Bahrom si penyembah Api?”

    “Oh, benar”

    “Apkah kamu memiliki perbuatan baik?”

    “saya meminjamkan hutang kepada orang, tapi saya memintanya lebih” renternir” :) inilah amal baik saya.

    “Ini Haram” dalam agamaku. Ko bisa Rasul menitipkan salam padamu? “Apakah ada yang lain Bahrom?”

    “Oh, iya ada. Aku mempinyai 4 puteri dan 4 putera. Maka aku kawinkan 4 puteriku dengan 4 puteraku dengan pesta yang besar”

    “Wah, ini Haram Pak Bahrom”

    “Apakah ada lagi?”

    “MM, begini, saya mempunyai seorang puteri yang sangat cantik dan aku tidak menemukan laki-laki yang cocok baginya untuk dijadikan suami, maka saya nikahi anak perempuanku sendiri. Dan saya membuat peseta yang sangat besar dan aku mengundang lebih dari 1000 orang majusi untuk menghadiri pernikahan kami”

    “Lha, ini haram Pak Bahrom. Apakah ada perbuatan lain?”

    “Iya, ada. Suatu malam, ketika aku akan mengumpuli anakku. Datanglah seorang wanita muslimah, dia pemeluk agamamu. Si wanita tersebut menyalakan obor kemudian memadamkannya lagi. Maka perempuan masuk untuk kedua kali melakukan hal yang sama sampai ke3 kali, dan aku berprasangka bahwa wanita tadi adalah mata-mata yang sengaja dikirim untukku, karena penasaran saya ikuti wanita tadi kemanapun dia pergi. Dan wanita tersebut masuk ke dalam rumahnya mendatangi puteri-puterinya.

                “Ibu,,apakah kamu datang membawa Sesuatu yang bisa kami makan. Kami sudah tidak punya tenaga dan kekuatan untuk bersabar dengan rasa lapar ini?”

    Menangislah aku (Bahrom) kala mendengar tutur kata puteri wanita tersebut.

                “Nak, Ibu malu kepada tuhanku karena bakal meminta sesuatu dari selain dirinya, lebih-lebih dari musuh Allah. Dia adalah seorang yang beragama majusi.”

    “Tatkala mendengar semua percakapan Ibu dan anaknya. Maka saya pulang ke rumah kemudian mengambil talam dan aku isi dengan makanan. Lantas aku pergi seorang diri ke rumah wanita tadi”

    Profile Kyai Muh Romzi, menantu Kyai hasan Abdul wafi mengarang shalawat Nahdiyah

    “Nah, ini baru perbuatan baik. Dengarkanlah Bahrom, sesungguhnya kamu memperoleh kabar gembira.”

    Kemudian, diceritakanlah mimpi Abdullah kepada Bahrom.

    Asyhaduallailahaillah wa asyhaduannamuhammadarrasulullha” selesai mengucapkan itu, t er sungkurlah Bahrom kemudian meniggal seketika itu juga. Maka tidak aku tinggalkan dia Bahrom sampai benar-benar telah dikuburkan.

    Subhanallah, cerita yang benar-benar Luar biasa? Bisakah kita meniru perilaku baik dari Kisah Bahrom, kawan?

    (الحديث السادس والعشرون) عن عاءشة رضى الله عنه تعالى عنها قال رسول الله

    السخى قريب من الله. قريب من الناس, قريب من الجنة, بعيد من النار. و البخيل بعيد من الله, بعيد من الخلق, بعيد من الجنة, قريب من النار. و الجاخل السخى أحب اى الله تعالى من عالم بخيل قال النبي

    السخأ شجرة في الجنة أغصانها متدليات في الدنيا من أخد بغصن منها قا الى الجنة. و البخل  السخأ شجرة في النار أغصانها متدليات في الدنيا من أخد بغصن منها قاده الى الجنة

    Artinya:

    Hadis ini diriwayatkan oleh sayyidah Aisyah r.a bahwasanya Rasulullah Bersabda:

     “Orang yang dermawan itu dekat kepada Allah S.W.T, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Sedangkan orang yang bakhil (pelit) itu jauh dari Allah S.W.T, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat dari neraka. Dan adapun sifat dermawan itu pohonnya di surga, maka barangsiapa yang mengambil 1  ranting dari sifat dermawan itu, maka ranting tersebut akan menuntun orang yang mengambilnya ke surga. Sebaliknya, sifat pelit itu pohonnya di neraka, sedangkan rantingnya banyak bergelantung didunia. Maka barangsiapa yang mengambil 1 ranting darinya maka ranting tersebut akan membimbing kita ke neraka.

    Subhanallah-.-

     Terakhir, tidak ada salah apa bila kita terus beramal baik, didunia. untuk siapapun itu, dalam bentuk apapun dan dengan sikap baik yang sudah Allah dan Rasulnya  tulis dalam kitab suci kita..

    Baca Juga:

    Beberapa Alasan Wanita Menolak Pria

    Menyikapi Perasaan Santriwati kepada Laki-Laki



     

     

     

     

    Mengabdi Menjadi Pengurus Pesantren

     Hidup itu kompleks. semuanya ada. Pun dalam kehidupan bersosialisasi dalam pesantren. Semua orang yang ada disana lebih-lebih remaja pra de...